Banyak perempuan merasa ada yang berubah saat haid datang. Energi menurun, emosi lebih sensitif, dan fokus terasa gampang buyar. Di tengah rutinitas yang tetap berjalan seperti biasa, kondisi ini sering bikin bertanya-tanya: ini normal, atau ada yang salah dengan tubuh?
Di Millway, kami memandang haid bukan sebagai gangguan, tapi sebagai fase tubuh yang sedang bekerja dengan ritme berbeda. Perubahan yang dirasakan bukan tanda kelemahan, melainkan respons alami dari sistem tubuh yang sedang menyesuaikan diri.
Menjelang dan selama haid, kadar hormon estrogen dan progesteron mengalami penurunan. Perubahan ini memengaruhi banyak hal, mulai dari tingkat energi, kestabilan emosi, hingga kemampuan fokus.
Tubuh juga bekerja lebih keras untuk meluruhkan lapisan rahim. Proses ini membutuhkan energi, sehingga wajar jika tubuh terasa lebih cepat lelah dibanding hari-hari biasa.
Perubahan hormon tidak hanya berdampak fisik, tapi juga memengaruhi sistem saraf. Inilah alasan kenapa emosi bisa terasa lebih mudah naik turun, dan konsentrasi jadi lebih sulit dijaga.
Ditambah dengan kualitas tidur yang kadang menurun atau rasa tidak nyaman di tubuh, fokus mental pun ikut terpengaruh. Ini bukan soal kurang kuat, tapi soal tubuh yang sedang meminta ruang untuk beradaptasi.
Saat sinyal tubuh diabaikan, aktivitas sehari-hari bisa terasa lebih berat. Pekerjaan yang biasanya ringan terasa menguras energi, interaksi sosial lebih melelahkan, dan keputusan kecil terasa butuh usaha ekstra.
Banyak perempuan akhirnya menyalahkan diri sendiri, padahal yang dibutuhkan sering kali hanyalah penyesuaian ritme, bukan paksaan untuk tetap produktif seperti biasa.
Di Millway, kami percaya tubuh memiliki bahasa sendiri. Merasa capek, sensitif, dan kurang fokus saat haid bukan sesuatu yang harus dilawan, tapi dipahami. Saat kamu memberi ruang untuk mendengarkan ritmenya, tubuh akan bekerja lebih seimbang — bukan hanya saat haid, tapi sepanjang siklus kehidupan.