Download App
Home
Information

Vouchers & Discounts

Events and Activities

Knowledge Hub

About Us

About Millway

Benefits of Becoming a Member

FAQ

Contact Us

Privacy Policy

Doctor's Assistance

Doctor's Appointment

Ask a Doctor

Products
Villa & Apt.
Ticket
Partners
Akun Ku
Login
Register
Mental WellnessDigital WellnessCurrent Issues

Krisis, Demo, dan Rasa Cemas: Kenapa Scroll Berita Bisa Bikin Pikiran Lelah?

Written By Millway Wellness Team • 17 Jun 2026 (Rabu.)

Belakangan ini, media sosial dan platform berita dipenuhi berbagai informasi tentang krisis, ketidakpastian, demonstrasi, konflik, hingga isu sosial yang terus berkembang. Dalam hitungan menit, kita bisa melihat puluhan video, opini, analisis, dan kabar terbaru dari berbagai sudut pandang.

Tetap mengikuti perkembangan informasi memang penting. Namun tanpa disadari, terlalu banyak terpapar berita yang intens juga bisa membuat pikiran terasa lelah, cemas, bahkan sulit beristirahat meski tubuh sedang tidak melakukan aktivitas berat.


Kenapa Berita Bisa Membuat Pikiran Lelah?

Otak manusia secara alami dirancang untuk memperhatikan hal-hal yang dianggap penting atau berpotensi mengancam. Karena itu, berita tentang krisis, konflik, atau ketidakpastian sering kali lebih mudah menarik perhatian dibanding kabar positif.

Saat terus menerima informasi yang memicu emosi, otak akan tetap berada dalam kondisi siaga. Akibatnya, energi mental terkuras meskipun kita hanya duduk dan scrolling dari layar ponsel.


Tanda-Tanda Pikiran Mulai Kelelahan karena Overload Informasi
  • Sulit berhenti mengecek berita atau media sosial.
  • Merasa cemas setelah membaca banyak informasi.
  • Kepala terasa penuh dan sulit fokus.
  • Mood menjadi lebih sensitif atau mudah berubah.
  • Sulit tidur karena terus memikirkan berita yang dibaca.
  • Merasa lelah meski tidak banyak aktivitas fisik.

Fenomena yang Disebut Doomscrolling

Dalam dunia digital, ada istilah yang disebut doomscrolling, yaitu kebiasaan terus-menerus mengonsumsi berita atau informasi negatif meskipun sebenarnya membuat kita semakin stres.

Biasanya dimulai dari rasa ingin tahu. Namun tanpa sadar, satu berita bisa berlanjut ke puluhan berita lainnya hingga akhirnya membuat pikiran sulit mendapatkan jeda.


Bolehkah Mengikuti Berita?

Tentu boleh. Menjadi individu yang peduli dan mengikuti perkembangan situasi adalah hal yang baik. Namun, penting juga untuk menyadari batas kemampuan mental dalam menerima informasi.

Kita tidak harus mengetahui setiap pembaruan setiap menit untuk tetap menjadi orang yang sadar terhadap apa yang sedang terjadi.


Cara Menjaga Pikiran Tetap Seimbang
  • Tetapkan waktu tertentu untuk membaca berita.
  • Pilih sumber informasi yang terpercaya.
  • Hindari scrolling berita sebelum tidur.
  • Luangkan waktu untuk berjalan kaki atau aktivitas fisik ringan.
  • Beristirahat dari media sosial jika mulai merasa kewalahan.
  • Fokus pada hal-hal yang masih bisa kamu kendalikan dalam kehidupan sehari-hari.

Menjaga Diri di Tengah Arus Informasi

Di era digital, informasi datang lebih cepat dari sebelumnya. Namun kemampuan manusia untuk memproses emosi dan stres tetap memiliki batas. Karena itu, menjaga kesehatan mental bukan berarti mengabaikan realitas, melainkan memberi diri ruang untuk tetap tenang di tengah banyaknya informasi.


Penutup 

Menjadi update terhadap keadaan sekitar memang penting. Tetapi kesehatan mental juga layak mendapat perhatian yang sama. Kadang, bentuk self-care yang paling sederhana bukan menambah informasi baru, melainkan memberi pikiran kesempatan untuk beristirahat sejenak dari semua yang sedang terjadi.

Read other

Shopping Cart