Unduh App
Beranda
Informasi

Voucher & Diskon

Acara & Kegiatan

Knowledge Hub

Tentang Kami

Tentang Millway

Manfaat Menjadi Member

Tanya Jawab

Hubungi Kami

Kebijakan Privasi

Bantuan Dokter

Janji Temu Dokter

Tanya Dokter

Produk
Vila & Apt.
Tiket
Mitra
Akun Ku
Masuk
Daftar
Weight Loss

Jangan Remehkan Naik Tangga Kebiasaan Sederhana Ini Berpotensi Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Ditulis oleh Millway Wellness Team • 08 Sep 2026 (Selasa.)

Naik tangga mungkin terlihat seperti aktivitas kecil yang tidak terlalu berarti. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan sederhana ini berpotensi memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Cardiovascular Drugs menemukan bahwa orang yang rutin menaiki tangga memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular dan berbagai penyebab lain yang lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang melakukannya.

Temuan ini memperkuat satu pesan penting: aktivitas fisik tidak selalu harus dilakukan di gym. Kesempatan untuk bergerak dalam aktivitas sehari-hari juga bisa memberi dampak berarti.

Naik Tangga Dikaitkan dengan Risiko Kematian yang Lebih Rendah

Dalam penelitian tersebut, para peneliti meninjau sembilan studi yang melibatkan sekitar 480.000 peserta dengan rentang usia 35 hingga 84 tahun.

Masa pemantauan rata-ratanya sekitar 14 tahun dan mencakup orang dengan maupun tanpa riwayat masalah kesehatan jantung.

Hasil analisis menunjukkan bahwa kebiasaan menaiki tangga dikaitkan dengan risiko kematian akibat berbagai penyebab yang sekitar 24% lebih rendah.

Untuk kematian akibat penyakit kardiovaskular, penurunan risikonya bahkan mencapai sekitar 39% dibandingkan orang yang jarang menaiki tangga.

Kenapa Naik Tangga Baik untuk Jantung?

Menaiki tangga membuat tubuh bekerja lebih keras dibandingkan berjalan di permukaan datar. Detak jantung meningkat, pernapasan menjadi lebih cepat, dan otot kaki harus bekerja melawan berat tubuh.

Karena itu, naik tangga dapat membantu meningkatkan kebugaran kardiorespirasi sekaligus melatih kekuatan otot tubuh bagian bawah.

Menurut Tamanna Singh, MD, direktur Sports Cardiology Center di Cleveland Clinic, aktivitas menaiki tangga juga dapat membantu memperbaiki sejumlah indikator kesehatan kardiovaskular seperti gula darah, tekanan darah, dan kolesterol.

Nggak Harus Satu Jam di Gym untuk Mulai Aktif

Sophie Paddock, MBBS, penulis utama penelitian, menekankan bahwa seseorang tidak selalu perlu menyediakan waktu satu jam khusus untuk olahraga hanya untuk membuat jantung bekerja lebih aktif.

“Memilih tangga daripada lift merupakan cara yang sangat sederhana untuk memasukkan lebih banyak aktivitas fisik ke dalam keseharian,” ujarnya seperti diberitakan dalam artikel Health, diterbitkan 25 Agustus 2026.

Artinya, kebiasaan kecil seperti naik tangga di kantor, pusat perbelanjaan, tempat parkir, atau rumah dapat menjadi tambahan aktivitas yang realistis untuk dilakukan setiap hari.

Berapa Banyak Tangga yang Perlu Dinaiki?

Penelitian tersebut belum menemukan jumlah pasti anak tangga atau lantai yang dianggap paling optimal untuk kesehatan jantung.

Namun, beberapa data menunjukkan bahwa semakin sering seseorang menaiki tangga, semakin besar pula potensi manfaatnya.

Salah satu studi besar yang masuk dalam analisis menunjukkan bahwa menaiki sekitar enam lantai tangga per hari mungkin memberikan manfaat kesehatan yang cukup besar. Meski begitu, para peneliti menegaskan bahwa masih dibutuhkan lebih banyak bukti sebelum menetapkan rekomendasi jumlah yang spesifik.

Baru Mau Mulai? Nggak Perlu Langsung Banyak

Jika belum terbiasa menaiki tangga, mulailah secara bertahap. Misalnya dengan satu atau dua lantai terlebih dahulu ketika menuju lantai yang lebih tinggi.

Setelah tubuh mulai terbiasa, jumlah lantai dapat ditambah perlahan sesuai kemampuan.

Cara ini membantu tubuh beradaptasi sekaligus mengurangi risiko kelelahan berlebihan, terutama jika sebelumnya aktivitas fisik sehari-hari masih terbatas.

Tapi, Naik Tangga Bukan Pengganti Seluruh Kebutuhan Olahraga

Meski bermanfaat, naik tangga saja belum tentu cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan aktivitas fisik mingguan.

Pritha Gupta, MD, PhD, ahli jantung dari UCLA Health, menyarankan agar naik tangga tetap dikombinasikan dengan aktivitas lain seperti berjalan kaki, bersepeda, atau bentuk olahraga lainnya.

Jadi, anggap naik tangga sebagai tambahan gerak harian, bukan satu-satunya bentuk olahraga.

Perlu Diingat, Studi Ini Menunjukkan Hubungan, Bukan Sebab-Akibat

Sebagian besar penelitian yang dianalisis bersifat observasional. Artinya, penelitian dapat menunjukkan hubungan antara kebiasaan naik tangga dan risiko kematian yang lebih rendah, tetapi belum dapat membuktikan bahwa naik tangga secara langsung menjadi penyebab penurunan risiko tersebut.

Orang yang sering naik tangga mungkin juga memiliki kebiasaan hidup lain yang lebih aktif atau kondisi kesehatan yang lebih baik secara umum.

Meski begitu, konsistensi hasil penelitian tetap mendukung gagasan bahwa aktivitas fisik singkat dan intens dalam kehidupan sehari-hari dapat memberi manfaat bagi kesehatan jantung.

Mulai dari Kesempatan Kecil untuk Bergerak

Kalau biasanya selalu memilih lift, coba sesekali gunakan tangga. Tidak perlu langsung banyak—yang penting mulai membiasakan tubuh bergerak lebih sering.

Gabungkan dengan berjalan kaki, latihan kekuatan, dan aktivitas fisik lain agar manfaatnya lebih optimal.

Sobat Millway, kesehatan jantung tidak selalu dibangun dari perubahan besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan konsisten, seperti memilih tangga saat ada kesempatan bisa menjadi bagian dari perjalanan Unlock Your Best Life.

Sumber: Brian Mastroianni. Taking the Stairs May Lower Your Risk of Dying From Heart Disease, Research Suggests. Health, diterbitkan 25 Agustus 2026.

Baca Juga

Keranjang Belanja