Hi, Sobat Millway!
Langsung tidur setelah makan memang tidak selalu langsung menimbulkan masalah, tetapi kebiasaan ini bisa memicu beberapa keluhan, terutama jika sebelumnya makan dalam porsi besar atau mengonsumsi makanan tinggi lemak, pedas, dan asam.
Saat kita berbaring segera setelah makan, isi lambung lebih mudah naik kembali ke kerongkongan. Kondisi ini dapat memicu rasa panas di dada, mual, begah, atau rasa asam di mulut, terutama pada orang yang memiliki GERD atau sering mengalami refluks asam lambung.
Selain itu, makan terlalu dekat dengan waktu tidur juga dapat membuat tubuh terasa penuh dan tidak nyaman sehingga kualitas tidur bisa ikut terganggu. Pada sebagian orang, tidur menjadi lebih mudah terbangun karena tubuh masih aktif mencerna makanan.
Idealnya, beri jeda sekitar 2–3 jam antara makan utama dan waktu tidur, terutama setelah makan malam dalam porsi besar. Jika hanya mengonsumsi camilan ringan, jeda yang dibutuhkan biasanya tidak selama itu.
Perlu diketahui juga bahwa langsung tidur setelah makan tidak otomatis menyebabkan kenaikan berat badan. Berat badan lebih dipengaruhi oleh total asupan kalori, aktivitas fisik, pola tidur, dan kebiasaan makan secara keseluruhan.
Jadi, Sobat Millway, setelah makan malam sebaiknya beri tubuh sedikit waktu sebelum berbaring. Aktivitas ringan seperti duduk santai atau berjalan sebentar bisa membantu tubuh terasa lebih nyaman dan mengurangi risiko munculnya keluhan lambung.
Semoga jawaban ini bermanfaat ya, Sobat Millway 🌿
Perlu diingat, informasi ini bersifat umum dan mungkin tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi pribadi kamu. Untuk penanganan yang lebih tepat, sebaiknya konsultasi langsung ke dokter.
Kamu bisa dengan mudah buat janji temu dengan dokter lewat aplikasi Millway ✨