Memulai olahraga sering kali terasa berat, terutama bagi seseorang yang belum terbiasa aktif bergerak. Bayangan harus berlari, berkeringat deras, atau berolahraga hingga kehabisan napas terkadang membuat banyak orang memilih untuk menundanya.
Padahal, membangun kebiasaan aktif tidak selalu harus dimulai dengan olahraga intensitas tinggi. Gerakan ringan yang dilakukan sehari-hari juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Salah satu konsep yang bisa menjadi langkah awal adalah Zone Zero, aktivitas fisik dengan intensitas sangat rendah yang tidak membuat tubuh terengah-engah.
Lantas, apa sebenarnya Zone Zero, apa saja manfaatnya, dan apakah aktivitas ini cukup untuk menjaga kebugaran tubuh?
Zone Zero merupakan istilah dalam dunia kebugaran untuk menggambarkan aktivitas fisik berintensitas sangat rendah. Konsep ini sering dikaitkan dengan detak jantung di bawah 50% dari detak jantung maksimal, meskipun batas tersebut bukan standar resmi yang berlaku untuk semua orang.
Mengutip The Conversation, pelatih kebugaran Rowe-Ham menjelaskan bahwa jika zona satu diibaratkan sebagai berjalan santai, Zone Zero berada satu tingkat di bawahnya.
Aktivitas ini terasa hampir tanpa usaha, sehingga seseorang masih dapat bernapas normal dan berbicara dengan nyaman.
Zone Zero juga kerap dipandang sebagai bentuk active rest atau istirahat aktif untuk membantu pemulihan tubuh. Meskipun demikian, gerakan ini tetap bermanfaat untuk mengurangi waktu yang dihabiskan tanpa aktivitas fisik.
Walaupun intensitasnya rendah, aktivitas fisik ringan yang dilakukan secara rutin memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh, terutama bagi mereka yang sehari-hari lebih banyak duduk.
1. Membantu Melancarkan Sirkulasi Darah
Gerakan sederhana seperti berjalan perlahan atau melakukan peregangan membantu tubuh tetap aktif dan mendukung sirkulasi darah.
2. Membantu Mengurangi Stres
Aktivitas fisik ringan dapat menjadi kesempatan untuk beristirahat sejenak dari rutinitas, membantu mengurangi ketegangan, dan mendukung suasana hati yang lebih baik.
3. Mendukung Pengaturan Gula Darah
Bergerak setelah makan, termasuk berjalan santai, dapat membantu tubuh mengelola kadar gula darah. Besarnya manfaat bergantung pada durasi dan intensitas aktivitas yang dilakukan.
4. Mengurangi Kebiasaan Sedentari
Menambahkan aktivitas ringan sepanjang hari membantu mengurangi waktu duduk terlalu lama, yang berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan.
Penelitian juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik harian, termasuk berjalan kaki, berkaitan dengan risiko penyakit kronis dan kematian dini yang lebih rendah.
Namun, manfaat tersebut tidak terbatas pada Zone Zero saja dan dipengaruhi oleh keseluruhan pola aktivitas fisik seseorang.
Salah satu kelebihan Zone Zero adalah aktivitasnya mudah dilakukan tanpa memerlukan peralatan khusus. Beberapa pilihan gerakan ringan yang bisa dicoba antara lain:
Perlu diingat, aktivitas tersebut tidak selalu termasuk Zone Zero. Intensitasnya dapat berbeda pada setiap orang, tergantung kondisi fisik, kecepatan gerakan, dan respons detak jantung.
Bagi pemula, cobalah memulai dengan beberapa menit aktivitas ringan setiap hari. Setelah tubuh mulai terbiasa, durasi dan intensitas gerakan dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan.
Meskipun bermanfaat, Zone Zero bukan pengganti seluruh kebutuhan olahraga. Aktivitas ini lebih tepat dimanfaatkan sebagai langkah awal untuk membangun kebiasaan bergerak atau sebagai bagian dari pemulihan aktif.
Untuk mendapatkan manfaat kebugaran yang lebih menyeluruh, tubuh tetap membutuhkan aktivitas dengan intensitas lebih tinggi dan latihan kekuatan sesuai kemampuan.
National Health Service (NHS) merekomendasikan orang dewasa melakukan setidaknya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang atau 75 menit aktivitas intensitas tinggi setiap minggu, serta latihan penguatan otot setidaknya dua hari dalam seminggu.
Karena intensitasnya sangat rendah, aktivitas Zone Zero umumnya tidak dihitung sebagai pengganti target olahraga intensitas sedang tersebut.
Namun, bagi seseorang yang sebelumnya jarang bergerak, aktivitas ringan tetap menjadi awal yang bermanfaat. Tidak perlu langsung memaksakan diri mencapai target olahraga mingguan sekaligus.
Agar kebiasaan bergerak terasa lebih mudah dan dapat dipertahankan, beberapa langkah berikut bisa dicoba:
Jika memiliki kondisi medis tertentu atau sudah lama tidak aktif secara fisik, konsultasikan rencana olahraga dengan tenaga kesehatan apabila diperlukan.
Memulai gaya hidup aktif tidak harus langsung dengan olahraga berat. Berjalan perlahan, melakukan peregangan, atau menyempatkan diri bergerak di sela aktivitas sehari-hari bisa menjadi langkah kecil untuk membangun kebiasaan yang lebih sehat.
Hal terpenting bukan seberapa berat olahraga yang dilakukan pada hari pertama, melainkan bagaimana kebiasaan bergerak dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan secara bertahap.
Yuk, mulai perjalanan hidup lebih sehat dengan mengenali kemampuan tubuh dan membangun kebiasaan aktif sesuai kebutuhan. Temukan lebih banyak informasi mengenai aktivitas fisik, nutrisi, dan gaya hidup sehat melalui aplikasi Millway.
Unlock Your Best Life!
Referensi: detikHealth, "Mengenal Zone Zero, Olahraga Ringan Nggak Bikin Ngos-ngosan Buat Kaum Mager", 17 Oktober 2026; The Conversation; National Health Service (NHS), panduan aktivitas fisik untuk orang dewasa.